Berita Terkini :

CONTOH PROGRAM PERANCANGAN SISTEM INFORMASI APOTEK BERBASIS DATABASE DENGAN MENGGUNAKAN SQLYog ENTERPRISE

Postingan saya kali ini akan menjelaskan tentang langkah-langkah untuk merancang sistem informasi apotek berbasis database dengan menggunakan SQLyog Enterprise. Namun sebelumnya mohon maaf apabila nantinya ada kesalahan disana sini karena saya juga masih dalam proses pembelajaran. Baiklah untuk membuat sistem informasi apotek dengan menggunakan SQLyog Enterprise, terlebih dahulu kita buka xampp dan aktifkan sql dan apachenya. Setelah selesai langsung saja kita buka SQLyog Enterprise. Nah, langkah pertama kita buat entitas dan label yang sekiranya dibutuhkan untuk program ini dengan cara klik databaseàcreate database (ctrl+D). Atau dengan menggunakan perintah lanjutan (query) yang terdapat pada lembar kerja paling atas. Dalam hal ini saya membuat 5 entitas yang terdiri dari beberapa tabel, dengan rincian sebagai berikut:

1.       Data Karyawan
·         ID Karyawan, char(10)-Primary Key
·         Nama Karyawan, varchar(30)
·         Jenis Kelamin, char(10)
·         Alamat, varchar(20)
·         Kota, varchar(15)
·         No. Telp., varchar(12)
Berikut contohnya:

2.       Data Obat
·         ID Obat, char(10)-primary key
·         Nama Obat, varchar(20)
·         Harga, decimal(15,0)
·         Stock, varchar(20)
·         ID Jenis Obat, char(10)
Berikut contohnya:

3.       Data Jenis Obat
·         ID Jenis Obat, char(10)
·         Jenis obat, char(10)
Berikut contohnya:

4.       Faktur Penjualan
·         Kode Transaksi, char(10)-primary key
·         Tanggal, date
·         ID Pelanggan, char(10)
·         ID Karyawan, char(10)
·         ID Obat, char(10)
·         ID Jenis Obat, char(10)
·         Jumlah Obat, decimal(15,0)
·         Total, decimal(15,0)
Berikut contohnya:

5.       Data pelanggan
·         ID Pelanggan, char(10)
·         Nama Pelanggan, varchar(30)
·         Jenis Kelamin, char(10)
·         Alamat, varchar(40)
·         Kota, char(10)
·         No. Telp., varchar(12)
Berikut contohnya:

Setelah tabel sudah dibuat, maka langkah selanjutnya adalah mengisi data berdasarkan entitas dan label yang telah dibuat sebelumnya. Berdasarkan itu pula kita dapat memberikan perintah lanjutan (query) yang bisa kita ketik pada lembar kerja paling atas. Ada banyak perintah lanjutan (query) yang dapat kita berikan terhadap data-data yang telah kita buat. Disini saya akan mencontohkan sebagian bentuk perintah lanjutan (query) yang telah saya coba sejauh ini pada entitas data pelanggan:
1.       Menampilkan data pelanggan, SELECT * FROM Data pelanggan
2.       Menampilkan ID dan Nama pelanggan, SELECT * ID Pelanggan, Nama FROM Data Pelanggan
3.       Menampilkan Jenis kelamin Perempuan pada data pelanggan, SELECT * FROM Data Pelanggan WHERE Jenis Kelamin=Perempuan
4.       Mengrurutkan Nama pelanggan, SELECT * FROM Data Pelanggan ORDER BY

Selain itu kita dapat mengupdate, menambah ataupun mengurangi tabel maupun entitas dengan menggunakan query yang beraneka ragam sesuai dengan fungsinya. Salah satunya adalah seperti berikut:
1.       Menambahkan data field pada data jenis obat, INSERT INTO Data jenis obat (ID jenis obat, jenis obat) VALUES (33414, Puyer)
2.       Mengupdate data jenis obat, UPDATE data jenis obat SET jenis obat=tablet WHERE ID jenis obat=33411
Itulah sedikit penjelasan mengenai perancangan program sistem informasi apotek yang sejauh ini saya dapatkan. Semoga dapat bermanfaat bagi kalian yang  membacanya.

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More